2012, Eskalasi Politik Meruncing. Dipicu Kasus Bank Cenury & Revisi UU Pemilu

2012, Eskalasi Politik Meruncing
Saturday, 31 December 2011 05:35

JAKARTA-Konstelasi politik nasional 2012 diprediksi kiam tajam. Skandal Bank Century, misalnya, diduga kuat akan kembali memicu gejolak politik. Soliditas setgab yang diharapkan bisa menjamin stabilitas politik makin tidak bisa diharapkan. Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar kepada INDOPOS melalui siaran persnya di Jakarta, kemarin, (30/12).

"Atmosfir politik dalam negeri akan lebih ramai dan panas karena selain kasus-kasus yang dianggap belum selesai, seperti Century, juga ada masalah UU Pemilu yang harus diselesaikan pada Maret 2012 mendatang. Jadi makin ramai," kata Marwan. Memanasnya situasi politik ini juga, menurut Marwan, diperparah dengan ketidaksolidan Setgab koalisi dalam mengantisipasi persoalan politik di DPR.

Karena itu bukan mustahil sejumlah parpol pendukung pemerintahan akan terus berbenturan karena perbedaan pendapat. Apalagi fakta menyebutkan Setgab koalisi tahun 2011 telah gagal mengkonsolidasikan parpol seperti Golkar, PKS, PKB, PAN dan PPP.

"Untuk itu kalau mau menyelematkan pemerintahan saya rasa SBY sebagai ketua setgab harus turun langsung. SBY harus bisa mengendalikan anggota- anggota setgab yang mulai tahun 2012 akan mulai kelihatan kepentingan-kepentingan partai masing-masing," tegasnya Sementara itu di bidang keamanan, peran Polri untuk menjaga kondisi keamanan makin diragukan menyusul banyaknya bentrokan yang terjadi.

"Potret buruk masalah keamanan harus diperbaiki karena kalau tidak akan mengganggu stabilitas nasional. Belum lagi masalah Ahmadiyah, bentrok antar umat beragama juga masih belum bisa ditangani dengan baik," imbuhnya. Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban, mengatakan karut marutnya perpolitikan di negeri ini akan terus berlanjut di 2012. Pasalnya, kerancuan sistem presidensil yang menjadi hilang substansinya lantaran dominannya sistem parlementer akan terus berlanjut. Ditambah sisa wibawa kepemimpinan SBY makin habis. "Kita ini aneh presidensil kok yang dominan malah parlementer
http://www.indopos.co.id/index.php/a...meruncing.html

Ical : Kasus Century Harus Dibongkar Sampai Akarnya
Selasa, 27 Desember 2011 17:40 wib

JAKARTA - Menanggapi hasil audit forensik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai skandal Bank Century, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, mendesak aparat penegak hukum menuntaskan skandal Century yang telah merugikan negara hingga Rp6,7 triliun. "Kasus ini harus kita bongkar sampai akar-akarnya, sesuai dengan apa yang dikatakan DPR harus ditindaklanjuti," ujar Ical, dalam acara bincang santai akhir tahun dengan tema 'Refleksi Pemikiran Ketua Umum dalam Mendorong Perjuangan Partai Golkar untuk Menata Masa Depan Indonesia', di Kantor DPP Golkar, Slipi, jakarta Barat, Selasa (27/12/2011).

Terkait hasil temuan audit BPK yang memunculkan inisial HEW yang terkait kasus Bank Century, Ical meminta agar pimpinan KPK baru tidak takut untuk mengusutnya. "Kalau tidak puas, kita akan meminta BPK untuk mengauditnya. Kita harus hormati apapun hasil audit BPK, dan KPK harus proaktif dalam mengusutnya," sambung Ical.

Menurutnya inisial HEW yang ditemukan BPK harus diungkap kebenarannya bahwa sejauh mana kedekatan yang bersangkutan dengan penguasa. "Penyelesaian tidak harus siapa yang salah, tapi penyelesaian bisa saja menemukan orang itu tidak bersalah," tutupnya
http://news.okezone.com/read/2011/12...sampai-akarnya

--------------

Yang getol mengungkit kasus Bank Century itu justru shohib SBY dan Demokrat di Koalisi, yaitu Ical dan Golkarnya. Makanya, jangan sekali-kali bermain-main dan mengangkat sahabat seorang keturunan Jin Beringin, pastilah mereka jadi brutus-brutus yang nyata

b4djul 01 Jan, 2012

Mr. X 01 Jan, 2012
-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2012/01/2012-eskalasi-politik-meruncing-dipicu.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com