MUI Putuskan Syiah di Sampang Aliran Sesat

Sabtu, 31 Desember 2011 10:29:24 WIB
Reporter : Zamachsari

Sampang (beritajatim.com) - Majelis ulama indonesia (MUI) cabang Sampang, dengan tegas menyatakan aliran syiah yang ada di Dusun Nangkernang Desa Karang gayam Kecamatan Omben Kabupaten Sampang murni ajaran sesat.

Hal itu di sampaikan oleh ketua MUI Sampang KH. Bukhori maksum di hadapan sejumplah wartawan sabtu (31/12/2011) bertempat di kantor Kejaksaan Negri jalan Jaksa Agung suprapto Kecamatan kota.

Selaku ketua MUI, ia menilai syiah telah menyimpang dari ajaran ahli sunah waljamaah. Selain itu perbedaan-perbedaan yang sangat menyolok.lanjutnya, ada beberapa ajaran yang menyimpang. Antara lain, mereka memiliki tiga syahadad, dalam menjalankan sholat mereka hanya melaksanakan 3 waktu dalam sehari, mengharamkan sholat jum'at dan mereka juga menuding bahwa Al-quran yang beredar sekarang bukan asli lagi.

"Saya nyatakan syiah di sampang adalah alirat sesat," terangnya.

Menurut KH.Bukhori maksum, data dan informasi tersebut bersumber dari salah satu matan santri syiah yang sekarang sudah kembali ke ajaran ahli sunah waljamaah, "Kami mendapat informasi ajaran-ajaran syiah yang menyesatkan ini dari beberapa mantan santri syiah," tukasnya.

Selain itu KH.Bukhori juga menambahkan, "Konflik syiah yang ada di dusun Nangkernang Desa Karang gayam Kecamatan Omben Kabupaten Sampang sebenarnya telah terjadi semenjak tahun 2004 silam. Ibarat bisul, saat ini sudah waktunya meletus." (sar)

http://www.beritajatim.com/detailnew...g_Aliran_Sesat

Quote:

Ini Penjelasan MUI Jatim Soal Ajaran Syiah
SURABAYA - Pertentangan Sunni dan Syiah tidak bisa dipungkri. Konflik antara pengikut Sunni dan Syiah di negara-negara Timur Tengah kerap menimbulkan korban jiwa.

Ketua MUI Jawa Timur KH Abdussomad Bukhori mengatakan, jika sebuah negara terdapat dua aliran ini dengan kekuatan yang sama,maka negara tersebut tidak akan tentram.

"Sunni dan Syiah memang tidak bisa ketemu. Rukun Imannya saja berbeda," jelas Abdussomad kepada okezone di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (30/12/2011).

Dia menjelaskan, ada beberapa perbedaan yang menonjol di Syiah dengan umat Islam pada umumnya. Azan saja berbeda di Syiah, lantunan Azan diubah ada tambahan dua bait.

"Di Syiah salat saja berbeda, yakni salat Zuhur dan Asar digabung jadi satu. Kemudian salat Maghrib dan Isya. Perbedaan itulah yang tidak bisa ketemu dengan umat Islam pada umumnya," jelasnya.

Dia menambahkan nikah mut'ah (nikah kontrak) diperbolehkan di Syiah.

Abdussomad menjelaskan Syiah terbagi menjadi beberapa sekte. Ada sekte beraliran ekstrem dan moderat. "Sekte yang lunak ini ajarannya tetap bertentangan dengan umumnya umat Islam," tukasnya.
http://news.okezone.com/read/2011/12...l-ajaran-syiah
saya menganggap Pemerintah (Khususnya Pemprov JaTim&PemKab Sampang) gagal melaksanakan tanggung jawabnya dalam melindungi Jamaah Syiah sebagai kelompok minoritas dari serangan dan pemberangusan hak kebebasan beragama/berkeyakinan yang dilakukan oleh kelompok anti-Syiah. saya minta polisi mengusut tuntas aksi kekerasan dan mengadili pelaku-pelaku kekerasan sesuai dengan mekanisme hukum pidana di Indonesia, serta menjamin rasa aman Jamaah Syiah dari intimidasi dan serangan susulan yang sangat potensial terjadi. :iloveindonesias

Jaguar.sport 31 Dec, 2011

Mr. X 31 Dec, 2011
-
Source: http://ideguenews.blogspot.com/2011/12/mui-putuskan-syiah-di-sampang-aliran.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com