[WANI PIRO??]Mobdin Jokowi, ijinnya udah durus dari 2009 tapi dipingpong terus, Gan!

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Mobil Dinas "Kiat Esemka" Jokowi
Izin Diurus sejak 2009


SOLO - Promosi Kiat Esemka yang dilakukan Wali Kota Surakarta Joko Widodo dan Wakilnya FX Hadi Rudyatmo dengan menjadikan mobil dinas berhasil mengangkat citra kendaraan buatan siswa SMK itu.

Betapa tidak? H Sukiyat penggagas mobil berkapasitas mesin 1500 cc itu menerima banyak pesanan. Hingga Rabu (4/1) sore, jumlah pesanan yang diterimanya lewat telepon mencapai kisaran 10.000 unit. Pesanan terbanyak datang dari Sumatera Utara sebanyak 250 unit, yang akan diperuntukkan bagi sejumlah kota. Pesanan lain datang dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Bali, Sulawesi sampai Nusa Tenggara Barat (NTB).

''Kiat Esemka itu sudah berkali-kali dipamerkan, tapi tak bisa dipasarkan karena izin kelaikan jalannya belum keluar. Untuk itu, selama dua hari kemarin, sejatinya kami hanya bermaksud mempromosikan mobil ini kepada masyarakat," kata Rudy.

"Yang jelas, niat kami hanya blow-up keberadaan mobil ini sekaligus menguji coba kelayakannya. Toh, hari ini juga (kemarin-red), Kiat Esemka sudah dikandangkan lagi dan mobdin lama telah dipakai kembali. Ini dilakukan sembari menunggu surat-surat kelayakannya terbit dari Kementerian Perhubungan," tegas dia.

Prosedur

Di sisi lain, Rudy berharap, pemerintah pusat bisa memberikan kemudahan izin bagi operasional mobil tersebut. "Tentunya harus merujuk pada prosedur yang berlaku. Tapi juga jangan dipersulit. Kenaikan syarat standar emisi dari Euro 2 menjadi Euro 4 saja sudah menghambat izin yang sudah kami urus sejak 2009 lalu," tandas Wawali.

Meski mobil itu belum memiliki surat-surat kelayakannya terbit dari Kementerian Perhubungan, namun sudah banyak dipesan. Salah satu pembelinya adalah Ketua DPR Marzuki Alie. Ia membeli Esemka Digdaya seharga Rp 75 juta. Harga itu harga mobil sebelum pajak. Mobil pikap itu akan dijadikan Marzuki sebagai kendaraan patroli pengawal (patwal) di DPR

"Saya pesan yang ini," kata Marzuki sambil menunjuk Esemka Digdaya Pikap berwarna putih di Balai Kota Solo, kemarin.

Esemka Digdaya pikap dilengkapi mesin kapasitas 1.500 cc bensin. Mobil tersebut sama dengan yang tersemat di model SUV Esemka. Pikap Digdaya bisa menampung 4 penumpang.

Tak Dilarang

Kabar keberhasilan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merakit mobil sendiri ternyata sudah sampai ke telinga Presiden.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahkan tidak melarang mobil yang diberi nama ''Kiat Esemka'' itu digunakan sebagai mobil dinas, seperti dilakukan Wali Kota Joko Widodo.

''Tentu Bapak Presiden sudah mendengar adanya kreasi dan inovasi yang positif dari anak bangsa di Jawa Tengah. Perakitan mobil nasional ini patut diapresiasi,'' kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Gedung Bina Graha, komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/1).

Menko Perekonomian Hatta Rajasa berharap mobil Kiat Esemka tersebut bisa diproduksi secara massal. "Itu sungguh bagus sekali. Hal ini membuktikan bahwa anak-anak Indonesia sangat inovatif sungguh memberikan apresiasi," katanya.

Lebih lanjut, Hatta juga berharap ada investor yang menjadi pemodal untuk mengembangkan mobil Esemka yang diproduksi di Solo tersebut.

Wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Saefuddin meminta Presiden SBY melindungi kebangkitan industri otomotif dalam negeri, terutama keberhasilan siswa-siswa SMK melahirkan mobil nasional dari serbuan pabrikan asing.

Dia mengatakan, kehadiran Kiat Esemka bisa menjadi momentum yang bagus untuk bangkit. Untuk itu, pemerintah harus mendukung pengembangan mobil tersebut.

Ketua FPDIP, Tjahjo Kumolo menegaskan, FPDIP akan memperjuangkan ke Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan agar mobnas secepatnya dapat lolos uji kelayakan.

Anggota Komisi VI DPR, Lily Asdjudiredja menilai, mobil Esemka itu memukul BPPT dan departemen-departemen terkait lainnya. Sebab, mereka dikalahkan anak-anak SMK.

Anggota Komisi B DPRD Jateng Istajib mengatakan, pihaknya berencana memantau produksi mobil Kiat Esemka. Selain itu akan membantu pemasaran termasuk dari perizinannya. "Saya tidak ragu membelinya kalau perlu semua pejabat eselon dan anggota Dewan nantinya bisa menggunakannya,'' ujar Istajib.

Gubernur Bibit Waluyo enggan memberikan komentar soal mobil Kiat Esemka yang digunakan Wali Kota Surakarta Joko Widodo sebagai kendaraan dinas.


sumber dari SUARA MERDEKA

kucingtidok 08 Jan, 2012

Admin 08 Jan, 2012


-
Source: http://situs-berita-terbaru.blogspot.com/2012/01/wani-piromobdin-jokowi-ijinnya-udah.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com