Rata-rata Pilot Pesawat Doyan Nyabu Karena Beban Pekerjaan Menggila?

Dalam dua tahun terakhir, sudah tiga pilot maskapai Lion Air tertangkap tangan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Mereka terbukti membawa sabu-sabu dan bahkan tertangkap basah sedang mengkonsumsi barang haram tersebut. Berdasarkan cerita Diva yang dikutip dari Tempo, Sabtu (11/2), mantan pramugari dari maskapai swasta ini melihat, banyaknya para pilot mengkonsumsi narkoba disebabkan tekanan pekerjaan yang menggila.
Dia mencontohkan, dalam standar penerbangan internasional, maksimal jam terbang kru pesawat adalah 30 jam per minggu. Nyatanya, di beberapa maskapai swasta Indonesia, kru pesawat kerap terbang selama 12 jam sehari. Jika dikalkulasi, dalam satu pekan mereka bisa berada di udara sekitar 70 jam. Tekanan kerja inilah yang membuat mereka memutuskan untuk mencari hiburan lain.
"Mereka pun lari ke narkoba. Apalagi uang over time hanya sekitar Rp 17.500 per jam untuk rute luar atau dalam negeri," kata Diva.
Tak hanya jam kerja menggila saja dan sistem pengupahan di bawah standar, menurut Diva, rupanya masalah senioritas juga memberi mereka tekanan. Misalnya, seorang pramugari senior kerap menyiksa juniornya dalam penerbangan. Tidak tanggung-tanggung, para senior ini, lanjut Diva, menyiksa secara fisik juniornya.
"Ada senior pramugari yang menyiram teh panas ke kepala seorang junior karena dia salah membawa pesanan teh," lanjutnya.
Menurut Diva, para senior bahkan bisa dengan kejam melakukan beberapa penyiksaan. Mereka bahkan pernah menjepit tangan junior dengan troli rak makanan. Itu terjadi ketika si junior tidak sigap saat membersihkan rak makanan tersebut. Padahal troli tersebut terbuat dari besi. Yang anehnya, kata Diva, meski kelakuan senior ini dilaporkan ke manajemen, tetapi mereka tidak pernah kena hukuman. "Tidak ada yang dihukum," ujarnya.

http://www.lensaindonesia.com/2012/0...-menggila.html

moises 12 Feb, 2012

Mr. X 12 Feb, 2012


-
Source: http://andinewsonline.blogspot.com/2012/02/rata-rata-pilot-pesawat-doyan-nyabu.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com